Assalamualaikkum…

Hari ini gw mengalami hal yang sungguh memalukan, tepatnya tadi atau dengan kata lain barusan namun lebih rincinya sekitar pukul  17 : 35’ : 42” dihari senin, di tanggal 26 maret 2012. “Sumpah Sue bangeuuut…  :( :( “ dalam pikirku.

Saat itu gw lagi mendengarkan dengan seksama penjelasan materi yang sedang Dosen gw jelasin di depan semua para mahasiswa yang enggak teladan ini. Karena gw ini rajin, sampai – sampai  gw gak nyatet alias gak nulis sama sekali melainkan membuat catatan kaki di buku Paket Matematika Diskrit yang udah gw sengaja beli. Tapi…

2 menit : 30 detik : 02 ms sebelum kejadian memalukan itu terjadi, Pak Dosen menuliskan 2 buah soal di sebidang papan tulis berwarna putih dengan bercak bekas tinta spidol yang sebelumnya pasti pernah ada tulisan yang kemudian dihapus tidak begitu bersih itu. Gw percaya diri saat itu sampai menembus batas dari tingginya menara monas. Namun, titik puncak itu mengalami batas ambang yang sangat mengejutkan dan tiba tiba runtuh ketika sebuah gelombang suara yang bersumber dari pita suara Pak Dosen berkata : “H**d* **l***t* (gw), coba kerjakan soal no.1 !”

Itulah saat – saat rasa PD dan Go go fire… yang membara pada diri gw tiba – tiba anjlok dan berhambur menjauh, dan akhirnya menjadi setitik cahaya api kecil saja. Gw jadi bingung, sebingung-bingungnya gw masih menjaga Image di depan semuanya.  Tapi… paling gw kaget lagi ketika suara gelombang mengalir lagi di gending telinga gw ini, Pak dosen berkata : “Andriano Dwindo Putra, kerjakan no. 2 !”.Bersamaan dengan suara  dosen itu, terdengar cekikikan seorang wanita berumur 19 tahun yang merupakan sahabat gw juga (True Fact) dilanjut dengan perkataannya yang menuju secara tidak sengaja mengatakan gw, dia berkata : “Sehati pak, satu pikiran “. Tanpa pikir panjang Pak Dosen melanjutkan perkataannya : ” Oh… ternyata tetanggaan.”

“What the hell is that ?” dalam hati berkata. Apa maksudnya tetangga disana ? apa ?. Tentu sudah terpikir bukan hal tetanggaan yang sebenarnya, kami berdua bukan satu kampung, satu desa, satu kecamatan, satu kabupaten, bahkan bukan satu kota tapi tetep satu negara, “Negara Indonesia.” Berkata dengan suara kecil J J . Maksud disana… karena gw duduk berdampingan sama dia (True Fact).

“Lalu apa yang dibahas di posting ini ?” para pengujung blog mulai kesal.

Hmmmmm…. saat itu gw gak bisa ngerjain soal Matematika Diskrit yang di kasih si pak Dosen. Sebenarnya Gw pastinya bisa, tapi alhasil karena gw lagi bingung (Bingung dan cemas bisa membuyarkan ingatan dan pikiran secara menyeluruh terhadap penderitanya /mengalaminya – True Fact ) jadi soal tak bisa terselesaikan. Di tambah dengan berbagai decutan suara yang memanggil bercampur dengan berbagai topik, ada yang masih berhubungan dengan soal itu gw hargain tapi yang ini malah ngomongin Film “Dufan – The Revender” masuk akal enggak, tentunya tidak bukan. Asedikit cerita ya, sebenarnya di bilang demikian kerasnya di gending telinga ini hanya karena Stat gw di jejaring sosial bernama FB atau kata lainnya Facebook tapi haruskah menggangu gw saat lagi berfikir. Siallll tu orang (Name Secret).

Wkwkkwkw…lupa, disini gw mau bahas soalnya sekalian dari pada malah jadi Curhatan semuannya. Ini soalnya :

  1. Tuliskan pasangan terurut pada relasi R dari A = { 0,1,2,3,4 } ke B = { 0,1,2,3 } yang dalam hal ini pasangan terurut (a,b) E  R jika hanya jika a merupakan faktor ganjil dari b(kuadrat)+1 ?

(Matematika Deskrit, Rinaldi Munir , hal. 144 no.1)

Kenapa bisa sebingung itu ? padahal soalnya sangatlah sederhana.

Hal itu yang sekarang gw renungkan, kenapa gw sebingung dan sebodoh Patrick Star. Namanya juga manusia, tak luput dari kesalahan.Dikatakan ” Adanya salah karena adanya benar dan tak ada manusia yang selama hidupnya selalu benar”,  kalaupun ada sepenuhnya itu mustahiilll…

Tadi gw bilang “…akhirnya menjadi setitik cahaya api kecil saja”, nah… api yang kecil tadi mendorong gw untuk mengerjakan soal yang ada di pelupuk mata dan menjadi beban di pikiran itu. Finally, gw jawab dan dapet nilai 0.1 % saja. Hahahhaha…. rekor terburuk gw. Jawaban Cuma 1 relasi yang benar dan itu R = { (1,0), … sisanya salah }, Sebab gw bingung dengan pernyataan : “…jika hanya jika a merupakan faktor ganjil dari b(kuadrat)+1? “. Apa maksudnya ?

Jawaban yang benarnya seperti ini :

  1. Buat tabel relasinya dulu, supaya kita bisa melihat mana Himpunan yang bakalan berelasi dengan himpunan lain. Seperti demikian :

 

Disini kita akan merelasikan A ke B dengan syarat (a,b) E R, jhj a merupakan faktor ganjil dari b(kuadrat)+1. Caranya :

Himpunan B kita hutung dengan rumus b(kuadrat)+1.

B = {0,1,2,3} menjadi :

  1. 0(kuadrat) + 1 = 1, faktorial 1 = 0,maka (a,b) = {(1,0)},
  2. 1(kuadrat) + 1 = 2, faktorial 2 = 1, maka (a,b) = {(1,1)},
  3. 2(kuadrat) + 1 = 5, faktorial 5 = 1,2,3, maka (a,b) = {(1,2)},
  4. 3(kuadrat) + 1 = 10, faktorial 10 = 1,3,5,7,9, maka (a,b) = {(1,3)}

Selanjutnya kita masukan pada tabel relasi tadi, maka :

 

Itulah jawaban, yang seharusnya terpikir oleh gw saat itu. Sangat sederhana bukan…

Nyesel  gw… Wkwkwkkw….
Sisanya no.2  nttu udah di jawab oleh sahabat disamping gw itu. (Tahulah)!

Wassalamualikkum wr.wb.

Semoga hal ini menjadi acuan bagi para pembaca, jangan gugp atau cemas klo dapet soal dan di suruh ke depan. Enjoy aja !…

“Bukan informasi bagus klo Cuma dibaca doang!”

Selesai di Tulis 26 Maret 2012, 20 : 05’ : 25”. J

Created by : @KuminatoDiez

About these ads

About Herdi Julianto

I'Am a Simple Man

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s